Sang Elang dari Buku Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati (Ahmad Rifa’i Rif’an)
Hanya orang yang berani gagal total yang akan meraih kebahagiaan total
Elang atau rajawali merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke-40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangat menyulitkan ketika terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan—suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.
Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses transformasi berlangsung. Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu per satu cakar-cakarnya. Dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabuti bulu badannya satu demi satu. Sebuah proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Kini Elang berubah menjadi Rajawali yang gagah perkasa. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

seperti sang elang begitu juga kehidupan manusia. Penuh dengan pilihan. Kita berhak memilih jadi orang baik atau buruk, pahlawan atau pecundang, sukse atau gagal. Kita diberi pilihan oleh Tuhan untuk menjadi kuper atau super, hero atau zero, something atau nothing. Setiap pilihan mengandung risiko masing-masing. Ketika kita memutuskan memilih yang pertama, kita harus bersiap dengan kehidupan yang melelahkan, penuh perjuangan, sakit, dan kesiapan untuk pantang menyerah. Di dunia ini tidak ada sukses yang diraih dengan gratis. Kita harus siap untuk membayar harga sebuah kesuksesan. Dan semua risiko itu ada harganya.
Ps: Ayoo belii bukunyaa„ baguuus :D


